Keluar Masuk  Mobil Tengki Pertamina Di Jalan Lintas Sumatera Candimas Depan Sekolah EIBOS , Di Sorot Warga Diduga Libatkan  Oknum TNI dan Polri 

Frengky Wartawan
11 Feb 2026 07:59
Headline News 0 58
3 menit membaca
NATAR – Maraknya kasus mobil tangki Pertamina masuk ke dalam area gudang yang berada di beberapa wilayah di Kabupaten Lampung Selatan khususnya wilayah Kecamatan Natar diduga untuk  melakukan pembobolan minyak  subsidi pertalite atau pun solar hingga pengoplosan masih terjadi tanpa tersentuh hukum.
Berbagai kalanganpun mempertanyakan peran pihak Pertamina dan Aparat Penegak Hukum (APH ) untuk pengawasan dan laporan terkait aktivitas ilegal tersebut sekedar hal yang lumrah.
Dari penelusuran awak media dilapangan ditemukan beberapa persoalan terkait aktivitas gudang BBM  ilegal dengan mobil Pertamina tangki merah putih keluar masuk lokasi diduga melakukan aktivitas ilegal. Hal tersebut dikatakan oleh  Zainal warga Candimas yang rumahnya berdekatan dengan lokasi keluar masuk kendaraan tengki merah putih  PT Pertamina penyalur BBM jenis Pertamax  kapasitas 5000 Liter untuk pendistribusian Usaha Pertashop . Ucapnya kepada wartawan (9/2/2026)
Informasi yang dihimpun  wartawan  lokasi yang terletak di jalan lintas Sumatera Desa Candimas,Dusun 3 Candimas Kecamatan Natar Lampung Selatan tepatnya di depan Sekolah Emer Islamic Boarding School (EIBOS) Kerap diam – diam  terlihat  Keluar Masuk Tengki Merah Putih PT Pertamina  tersebut memasuki lokasi   pada malam hari  sekitar Pukul 23.00 wib hingga 03.00 wib terkadang Sore dan siang hari namun memasuki lokasi tersebut kerap di jam – jam tertentu  disaat jam  sepinya aktifitas warga di waktu jadwal sholat, disinyalir  terdapat lokasi aktifitas gudang  BBM ilegal yang beroperasi.
“Sember lain yang diperoleh wartawan  kerap terlihat adanya aktifitas mencurigakan adanya kendaraan tengki merah Putih  PT .Pertamina  membelok ke area lokasi  dugaan gudang aktifitas BBM ilegal di dalamnya dikabarkan kendaraan tengki Melakukan oplosan atau menukar muatan BBM jenis Pertamax dengan minyak mentah Cong sebelum di kirim ke sebuah usaha Pertashop.
Tengki mobil Pertashop memuat Pertamax PT Merah Putih yang sering bener terlihat keluar masuk dari jalan itu kadang tengki besar juga ada  masuk lokasi itu pada  Malam hari dan terkadang di jam – jam sepi Aktifitas seperti di waktu sholat Zuhur .Ashar.kata warga saat diwawancarai.
“Biasanya mas saat sedang ada aktifitas  atau ada kendaraan tengki yang masuk pasti ada pengawalan ketat mas di lokasi gudang itu biasanya mobil sejenis Inova kadang Avanza hitam dan silver selalu stembay memantau di depan  lokasi di sekeliling gudang tersebut.
Warga menilai”dari sini jelas diduga minyak BBM jenis Pertamax yang sampai di beberapa  Pertashop di Lampung diduga bukan minyak murni lagi dari Depot Pertamina ,dikarenakan terlihat masih bebasnya pelaku mafia bisnis  BBM ilegal menjalankan praktik ataupun oplosan  BBM oleh oknum supir tengki pengangkut BBM Milik PT Pertamina di Wilayah Lampung Selatan .
“Bahkan ada dugaan minyak yang sampai di SPBU dan Pertashop telah bercampur dengan minyak hasil pengeboran ilegal drilling yang sering disebut minyak bayat atau minyak masakan tradisional atau sumur minyak ilegal tentunya sangat merugikan masyarakat dan pemerintah.”kesalnya kepada wartawan.
“Saat di tanya pemilik lokasi dugaan gudang dikabarkan dugaan  gudang aktifitas  melibatkan oknum TNI inisial DW dan Pemiliknya Oknum dari  Polri Inisial A diduga di balik Layar aktifitas gudang tersebut.
Hingga berita ini turunkan belum  belum adanya konfirmasi terkait adanya keterlibatan dugaan tersebut.(Tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x